Jumat, 13 April 2018

Apakah Benar Indonesia Dijajah Belanda 350 Tahun?


Penyebutan makna "Indonesia dijajah Belanda 350 tahun (1596-1942)" (termasuk 5 tahun penjajahan Inggris pada 1811-1816 dan 3,5 tahun penjajahan Jepang pada 8 Maret 1942-15 Agustus 1945) sebenarnya dikemukakan oleh Bung Karno guna mendorong semangat rakyat untuk sadar dan lepas dari pemerintahan kolonial. Setidaknya ada 3 teori kuat berapa lama sebenarnya kita dijajah. Dapat dikatakan dijajah 350 tahun atau tepatnya 340 tahun (sejak era kongsi dagang VOC 1602-1942), dapat pula dikatakan 142 tahun (sejak era kolonial Daendels 1800-1942), dan dapat dikatakan hanya 14 tahun (sejak Sumpah Pemuda 1928-1942).
Tiga ratus lima puluh tahun karena disaat itu VOC telah mengupayakan ekploitasi di negeri-negeri jajahannya, meskipun memang pada awalnya hanya berniat untuk berdagang saja. Yang patut dipertanyakan dari makna 350 tahun adalah saat itu negara Indonesia belum terbentuk, mereka masih dalam bentuk kerajaan-kerajaan. Akan tetapi, penyebutan 350 tahun bisa digunakan jika merujuk pada penamaan "Nusantara" (hasil taklukkan Gadjah Mada –inipun masih kontroversi apakah seluruh Nusantara atau tidak yang berhasil beliau taklukkan–). Di sisi lain, dapat dikatakan Indonesia dijajah 142 tahun (sejak 1800) mengingat disaat itu pemerintah kerajaan Belanda lah yang terjun langsung mengendalikan tanah kita, bukan lagi kongsi dagang (VOC) seperti era sebelumnya. Pada saat itu nama Hindia Belanda juga telah populer daripada Nusantara. Terakhir, dapat dimaknai bahwa kita hanya 14 tahun dijajah sejak Sumpah Pemuda 1928 yang dinilai sebagai tonggak terbentuknya NKRI secara utuh lewat kesadaran nasional dari berbagai daerah.
Penggunaan makna 350 tahun ataupun hanya 14 tahun tergantung bagaimana sudut pandang teman-teman dan hal ini bukanlah itung-itungan yang menurut ane harus dipikirkan karena pada dasarnya negara kita memang belum mampu berdikari sejak 72 tahun yang lalu.

Oleh: Setyo Adi Nugroho

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Kisah Lucu Letnan Komarudin Salah Melihat Tanggal pada Peristiwa Serangan Umum 1 Maret 1949

Nama Letnan Komarudin tak bisa dipisahkan dari cerita mengenai Serangan Umum 1 Maret 1949. Hal ini dikarenakan Letnan Komarudin bersa...