Jumat, 04 Mei 2018

Sosok Heroik "Tank Man"


"Tank Man" atau "Unknown Rebel" adalah sebuah julukan yang diberikan kepada seorang pengunjuk rasa di Lapangan Tiananmen (China) pada tanggal 5 Juni 1989. Orang yang hingga saat ini tidak diketahui namanya itu menjadi terkenal ketika aksi protesnya direkam, dipotret, dan dipublikasikan ke seluruh dunia. Dalam peristiwa tersebut, sang pengunjuk rasa berdiri menentang 13 barisan tank Tipe 59 Tiongkok dan menghentikan lajunya. Peristiwa tersebut menjadi berita utama di ratusan koran, majalah, dan siaran berita besar di seluruh dunia. Pada bulan April 1998, majalah TIME dari Amerika Serikat memasukan sang "Tank Man" sebagai 100 orang yang paling berpengaruh pada abad ke-20. Loh, kok bisa?
Dia menjadi ikon perlawanan heroik terhadap kekuasaan Partai Komunis China (PKC) yang menumpas mahasiswa pro-demokrasi menggunakan mesin-mesin perang pada Peristiwa Tiananmen (3-4 Juni 1989). Aksi "Tank Man" itu sendiri terjadi di dekat Chang'an Avenue, yang membentang timur-barat sepanjang ujung selatan Kota Terlarang di Beijing, satu hari setelah tentara Cina melakukan kekerasan pada pengunjuk rasa di Lapangan Tiananmen.
Pria itu berjalan di jalur kendaraan lapis baja. Dia memegang tas belanja di kedua tangannya. Pria itu menunjuk ke tank yang mendekat, tetapi tak ditanggapi. Lama-kelamaan keduanya saling mendekat. Orang-orang di sekitar sudah menghalaunya untuk pergi, tetapi dia tak bergeming. Tanpa diduga, justru pasukan tank-lah yang berhenti setelah berjarak sekitar 2 meter dari tempat pria itu berdiri. Setelah berhenti, pria tersebut nampak melompat ke atas tank dan berbicara dengan awak di dalamnya. Percakapan pun selesai, dia melompat dan tank meneruskan jalannya. Tiba-tiba dua orang berseragam biru membawa pria itu dan menghilang di balik kerumunan. Banyak polemik mengenai hal ini, apakah dia dibawa oleh intel atau sipil.
Hanya sedikit informasi mengenai pria itu. Tabloid Inggris, Sunday Express, menulisnya sebagai Wang Weilin, seorang mahasiswa 19 tahun yang kemudian dituduh sebagai perusuh oleh Partai Komunis Cina (PKC) yang coba menumbangkan Tentara Pembebasan Rakyat. Namun, hal ini dibantah oleh Partai Komunis Cina lewat dokumen pribadi. Mereka malah tidak bisa menemukan pria tersebut. "Kami hanya tahu namanya dari wartawan. Setelah dicari identitasnya, tetap tak ketemu, apakah dia sudah mati atau dipenjara," tutur salah seorang anggota Partai Komunis China.
Keberadaan "Tank Man" menjadi rumor yang hingga kini masih diperdebatkan. Ada yang bilang dia dieksekusi 14 hari setelah peristiwa itu, ada pula yang bilang dia masih hidup dan bersembunyi di dataran Cina. Siapapun dia, "Tank Man" telah menjadi simbol Peristiwa Tiananmen dan ikon abad ke-20.

(Dikutip dari berbagai sumber)

Kisah Lucu Letnan Komarudin Salah Melihat Tanggal pada Peristiwa Serangan Umum 1 Maret 1949

Nama Letnan Komarudin tak bisa dipisahkan dari cerita mengenai Serangan Umum 1 Maret 1949. Hal ini dikarenakan Letnan Komarudin bersa...